SINDIKAT PENJAHAT RIAU ⚡ RIAU UNDERGROUND SCENE ARCHIVE ⚡Berisikan apapun tentang Scene Underground (hanya) Riau, baik Riau Daratan dan Kepulauan Riau⚡ Label, Band, Zine, Event Organizer, Distro, Komunitas, dll silahkan berkontribusi. Yang dulunya ada dan sekarang sudah tidak aktif lagi juga gak masalah, tetap kita arsipkan. Silahkan kirim bukti dokumentasinya. Kirim apapun itu ke : ⚡Email : sindikatpenjahatriau@gmail.com ⚡Instagram : @waankhutagalung_ ⚡Facebook : Waank Hutagalung ⚡SUPPORT LOCAL UNDERGROUND MOVEMENT⚡

Kamis, 15 Januari 2026

MAITATU


 MAITATU

Maitatu ialah unit hardcore punk asal Tanjungpinang/Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Maitatu terbentuk pada

2020 dengan personil awal
Dadan (Vocal),
Andri (Gitar),
Wawan (Bass) dan
Angga (Drum),
Dengan formasi ini Maitatu merilis 3 demo, Demo 2020 yang berisikan 5 lagu, demo 2021 yang berisikan 2 lagu dan S/T pada 2022 yang berisikan 7 lagu.

Pada akhir tahun 2022 maitatu merekam demo yang berisikan 3 lagu, dalam rangka promo demo ini maitatu melakukan tour 4 kota di Kepulauan Riau, di tour tersebut Maitatu merekrut personil baru,
Rahman (Bass),
dengan formasi
Dadan (Vocal),
Wawan (Gitar),
Rahman (Bass) dan
Angga (Drum).

Di pertengahan 2024 maitatu kembali merekam materi yang dikumpulkan dari akhir 2023 lalu, Materi dengan judul 'NOT TRAPPED/NOT SILENT', Ini berisikan 5 lagu yang mengutuk keras Tentang Penjajahan, Kerakusan, Dan Hilangnya Moral para pemimpin! Baru saja dirilis akhir Juli 2025.
Show perdana maitatu setelah rilis 'NOT TREPPED/NOT SILENT' pada agustus bertepatan dengan tour Kruelty JP 12 Agustus 2025 di Loka Suara, dengan formasi yang sedikit berubah,
Dadan (Vocal),
Wawan (Gitar),
Angga
(Gitar),
Rahman (Bass) dan
Pojan (Drum).

Maitatu juga akan segera mengagendakan tour untuk promosi EP 'NOT TRAPPED/NOT SILENT"

Judul EP : NOT TRAPPED/NOTSILENT
Pencipta : Maitatu
Label : Minor Circle Lab
Format : Kaset Tape,
KONTAK
Email: maitatu.punk@gmail.com
LINK
Instagram: @listenmaitatu
Bandcamp: listenmaitatu.bandcamp.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar